-BAB 6-
KEWIRASWASTAAN DAN PERENCANAAN
BISNIS
I. Menciptakan suatu Bisnis Baru
Beberapa
keuntungan penting dari menjadi seorang pengusaha:
Dapat memperoleh keuntungan yg besar
dari bisnis bandingkan bekerja untuk bisnis lain.
Dapat menjadi pemimpin bagi diri
sendiri dan menjalankan bisnis sesuai keinginan.
Memegang kendali sepenuhnya atas
bisnis, tanpa takut harus dipecat atau disalahkan.
Mendapatkan imbalan atas pekerjaan
dalam bentuk laba yg lebih tinggi.
Beberapa
kerugian yang sebaiknya dipertimbangkan dalam menjadi seorang pengusaha:
Kemungkinan menanggung semua
kerugian dalam jumlah besar dan kehilangan seluruh investasi bisnis.
Harus memastikan fungsi-fungsi
bisnis berjalan dengan baik.
Dapat kehilangan sumber penghasilan
jika bisnis tersebut gagal.
Profil
pengusaha yang harus ada :
Toleransi resiko, pengusaha harus
bersedia untuk menerima resiko kehilangan investasi bisnis mereka.
Kreatifitas, tidak hanya dibutuhkan
untuk menciptakan ide bisnis namun juga membuat ide tersebut terlaksana.
Inisiatif, pengusaha harus bersedia
mengambil inisiatif guna memastikan ide mereka terlaksana.
II. Menilai
Kondisi Pasar
Permintaan, dipengaruhi perekonomian
secara umum karena konsumen membeli lebih banyak barang dan jasa ketika
perekonomian kuat dan penghasilan cukup.
Persaingan, tingkat pesaing yg
tinggi memaksa setiap perusahaan menurunkan harga guna mencegah para pesaing
mengambil bisnisnya.
Kondisi tenaga kerja, jika memiliki
keahlian khusus maka biaya tenaga kerja pun tinggi.
Kondisi perturan dan
perundang-undangan, membantu pemerintah memanatau perusahaan.
Keseluruhan
permintaan dalam pasar dan tingkat persaingan akan memengaruhi permintaan akan produk atau jasa perusahaan dan
karenanya memengaruhi pula pendapatan perusahaan. Lingkungan tenaga kerja serta
peraturan perundang-undangan pada umumnya memengaruhi pengeluaran-pengeluaran
perusahaan. Oleh sebab itu, laba perusahaan yang diperoleh oleh bisnis baru
akan dipengaruhi oleh factor-faktor pasar teersebut.
III. Mengembangkan
Kuenggulan Kompetitif
Strategi
yg digunakan untuk mengembangkan suatu keunggulan kompetitif salah satunya menghaslkan produk secara lebih efisien
yang mengenakan harga yg lebih rendah, contohnya bisa mengguakan internet untuk
menciptakan keunggulan kompetitifnya dengan membuat web dan menjadikannya
tempat untuk usahanya/toko dengan menggunakan analisis SWOT atau dengan menawarkan mutu produk yg lebih baik
dengan menjadikan produk tersebut tahan lama, lebih mudah digunakan, dan
memberikan jasa yg lebih baik.
IV. Mengembangkan
Rencana Bisnis
Rencana bisnis ialah uraian terinci mengenai
bisnis yg diusulkan, termasuk uraian mengenai produk atau jasa, jenis-jenis
konsumen yg menjadi target, persaingan, dan fasilitas yg dibutuhkan untuk
produksi. Rencana bisnis terdiri atas:
1. Penilaian mengenai lingkungan bisnis
3. Rencana
pemasaran yg menjelaskan penentuan harga, distribusi, dan rencana-rencana
promosi.
4. Rencana keuangan yg menunjukan
kelayakan bisnis dan menjelaskan bagaimana bisnis tersebut akan di danai.
V. Manajemen Risiko oleh Pengusaha
Risiko
bisnis ialah adanya kemungkinan kinerja suatu perusahaan akan lebih rendah
daripada yg diperkirakan sebelumnya karena eksposur terhadap beberapa kondisi
tertentu. Beberapa bentuk risiko umum meliputi ketergantungan bisnis yg sangat
tinggi pada satu pelanggan, ketergantungan pada satu pemasok, ketergantungan
pada seorang karyawan. Selain itu, bisnis dapat terekspos juga pada e-risk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar