Minggu, 23 Oktober 2016

Meningkatkan Produktivitas dan Mutu



-Bab 9-
Meningkatkan Produktivitas dan Mutu

1.    Sumber Daya yang Digunakan Dalam Proses Produksi
Mengidentifikasikan sumber daya utama yang digunakan untuk produksi. Ketika sebuah perusahaan membutuhkan proses produksi yang disebut pula proses konveksi atau serangkaian pekerjaan di mana sumber daya digunakan untuk memproduksi suatu barang atau jasa.

Sumber Daya Manusia
Perusahaan harus mengidentifikasi jenis karyawan yang dibutuhkan untuk produksi tenaga kerja ahli dibutuhkan untuk beberapa bentuk produksi, namun untuk produksi yang lain, dapat digunakan tenaga kerja tidak ahli.

Bahan Baku
bahan baku yang digunakan dalam proses produksi normalnya diubah untuk sumber daya manusia perusaan menjadi suatu produk akhir.

Sumber Daya Lain
Perusahaan manufaktu menggunakan pabrik dan kantor. Perusahaan jasa menggunakan kantor. Lokasi tersebut dapat dimiliki atau disewa. Karna membeli sebuah bangunan dapat mengeluarkan biaya mahal.

Mengkombinasikan Berbagai Sumberdaya Untuk Produksi
Mereka menggabungkan sumber daya dengan menggunakan stasiun-stasiun kerja dan lini perakitan. Stasiun kerja adalah area dimana suatu atau beberapa orang karyawan diberi pekerjaan tertentu, sedangkan lini perakitan adalah rangkaian stasiun kerja dimana setiap stasiun kerja dirancang untukmengerjakan tahap-tahap tertentu dari proses produksi.

2.    Memilih lokasi
Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan penentuan lokasi pabrik. Salah satu keputusan yang sangat penting dalam manajemen produksi adalah pemilihan produksi adalah pemilihan produksi untuk pabrik atau kantor.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keputusan Lokasi
Biaya ruang kerja ialah biaya membeli atau menyewa ruang kerja dapat sangat bervariasi disetiap lokasi.

Biaya tenaga kerja ialah biaya perekrutan karyawan sangat bervariasi diberbagai lokasi.

Insentif pajak ialah beberapa pemerintah daerah mungkin bersedia memberikan kredit pajak untuk menarik perusahaan ke daerah mereka.

Akses transportasi ialah ketika perusahaan menjual produk-produk secara nasional, mereka dapat memilih lokasi yang dekat dengan sumber utama transportasi.
Pasokan tenaga kerja ialah perusahaan yang berencana untuk mempekerjakan tenaga-tenaga kerja khusus harus mampu menarik tenaga kerja yang dibutuhkannya.




Mengevaluasi kemungkinan-kemungkinan Lokasi
Perusahaan harus mempertimbangkan setiap faktor yang dapat memngaruhi daya tarik dari sebuah lokasi/lokasi yang strategis, karna pemilihan lokasi dalam suatu kota juga merupakan hal yang sangat penting.
Ketika perusahaan sudah mengidentifikasi seluruh faktor yang sebaiknya dipertimbangkan, perusahaan akan dapat memberikan bobot pada masing-masing faktor yang menunjukan arti penting faktor tersebut.

3.    Memilih Desain dan Tata Ruang
Menguraikan bagaimana berbagai faktor akan memengaruhi keputusan desain dan tata ruang. Desain merupakan ukuran dan struktur dari sebuah pabrik atau kantor sedangkan tata ruang ialah pengaturan mesin atau peralatan dalam sebuah pabrik atau kantor.

Faktor-faktor yang Memengaruhi Desain dan Tata Ruang
Karakteristik Lokasi ialah keputusan desain dan tata ruang tergantung pada beberapa karakteristik dari lokasi yang dipilih.

Proses produksi. jika perusahaan menggunakan operasi lini perakitan, seluruh pekerjaan yang terdapat dalam operasi seharusnya ditempatkan dalam area umum yang sama. Tata ruang produksi adalah tata ruang dimana pekerjaan-perjaan diposisikan sesuai dengan urutan yang telah diberikan.

Lini Produk ialah sebagian besar perusahaan memproduksi lebih dari satu produk atau jasa di lokasinya. Perusahaan-perusahaan dengan lini produk yang sempit akan memusatkan perhatian pada produksi atau sedikit produk saja, yang memungkinkan perusahaan melakukan spesialisasi.

Kapasitas produksi yang di inginkan. Ketikan merencanakan baik itu desain maupun tata ruang, kapasitas produksi yang diinginkan oleh perusahaan harus ikut dipertimbangkan. Botteling atau kantor just-in-time menyediakan kantor dengan sebuat meja, komputer, dan telepon bagi setiap karyawan yang biasanya bekerja dirumah namun perlu menggunakan tempat kerja di perusahaan.

4.    Pengendalian Produksi
Menguraikan beberapa pekerjaan penting yang terkait dengan pengendalian produksi seperti :
·         Pembelian bahan baku
·         Pengendalian persediaan
·         Pengaturan rute
·         Penjadwalan
·         Pengendalian mutu

Pengendalian Bahan Baku. para manajer akan melakukan pekerjaan-pekerjaan berikut ini ketika membeli persediaan. Merka harus memilih pemasok, mereka mencoba untuk mendapatkan potongan harga, mereka akan memutuskan apakah sebagian pekerjaan produksi dapat didelegasikan kepada pemasok.

Memilih Pemasok Bahan Baku. perusahaan akan mempertimbangkan berbagai karakteristik seperti harga, kecepatan, mutu, pelayanaan, dan ketersediaan kredit.

Mendapatkan Potongan Harga. Perusahaan yang membeli bahan baku dalam jumlah besar kepada pemasoknya mungkin dapat memperoleh harga diskon atas bahan baku tersebut serta tetap mempertahankan mutu.

Mendelegasikan Produksi Kepada Pemasok. Perusahaan-perusahaan manufaktur pada umumnya menggunakan outsourcing yaitu membeli bagian-bagian produk dari pemasok dan bukannya memproduksi bagian-bagian tersebut sendiri. Meskipun outsourcing menguntungkan, ia akan menempatkan tanggung jawab yang besar pada perusahaan-perusahaan manufaktur lain. Deintegrasi merupakan strategi mendelegasikan sebagian pekerjaan produksi kepada para pemasok.

Pengendalian Persidiaan adalah proses mengelola persidian pada tingkat yang akan meminimalkan biaya. Pengendalian Persediaan Bahan Bakuketikan perusahaan menanggung persidiaan bahan baku berlebihan. Hal ini akan menyebabkan naiknya biaya untuk mengalokasikan biaya penyimpanan, biaya yang dikeluarkan untuk memelihara persediaan. Biaya pemesanan adalah biaya-biaya yang terkait dengan pemesanan persediaan bahan baku.

Pengaturan Rute adalah urutan-urutan pekerjaan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan produksi suatu produk. Bahan baku biasanya di kirimkan ke beberapa stasiun kerja sehingga mereka padat digunakan sesuai dengan spesifikasinya dalam proses produksi.

Penjadwalan adalah tindakan penentuan periode waktu untuk masing-masing pekerjaan dalam proses produksi. sedangkan jadwal produksi adalah rencana untuk waktu dan volume pekerjaan-pekerjaan produksi. dampak teknologi terhadap penjadwalan produksi ada banyaknya perusahaan menggunakan teknologi untuk meningkatkan penjadwalan produksinya.



Penjadwalan proyek-proyek khusus. Penjadwalan memiliki arti penting terutama pada proyek-proyek khusus jangka panjang yang harus diselesaikan dalam tenggang waktu tertentu. Teknik evaluasi dan peninjauan program adalah metode penjadwalan pekerjaan untuk meminimalkan penjadwalan terjadinya penundaan-penundaan dalam proses produksi.

Pengendalian Mutu. Mutu itu sendiri adalah tingkat sampai sejauh mana produk atau jasa yang diberikan perusahaan mampu memenuhi keinginan atau harapan pelanggan. Pengendalian mutu adalah proses untuk memastikan apakah mutu dari suatu produk telah memenuhi tingkat mutu yang diinginkan.

Pengendalian oleh karyawan. perusahaan juga memanfaatkan karyawannya untuk menilai mutu. Lingkaran pengendalian mutu adalah sekelompok karyawan yang akan menilai mutu suatu produk dan menawarkan saran-saran untuk meningkatkannya. Dengan pengambilan contoh secara acak memilih sebagian produk yang di produksi dan melakukan pengujian untuk memastikan apakah produk telah memenuhi standar mutu atau belum.

Memperbaiki Kekurangan. Tujuannya adalah tidak hanya untuk mendeteksi kekurangan mutu namun juga untuk memperbaikinya.

5.    Metode-metode Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi
Efisiensi produksi merupakan kemampuan untuk memproduksi produk dengan biaya yang rendah sehingga para manajer terus mencari jalan untuk mengelola manusia dan berbagai sumber daya lainnya dengan cara yang dapat meningkatkan efisiensi produksi. tolak ukurnya metode pengevaluasian kinerja dengan melakukan perbandingan terhadap beberapa tingkat tertentu, biasanya sutu tingkat yang telah dicapai oleh perusahaan lain. Target regang merupakan efisiensi produksi yang tidak dapat dicapai dengan kondisi yang ada sekarang. Perusahaan dapat meningkatkan produksi dengan metode-metode berikut :
·         Teknologi
·         Skala ekonomis
·         Restrukturisasi
Teknologi merupakan tenologi otomatis menjadikan pejerjaan-pekerjaan yang diselesaikan oleh mesin tanpa menggunkan tenaga manusia.
Skala ekonomis perusahaan juga mengurangi biaya dengan mencapai skala ekonomis dengan mencapai skala ekonomis seiring dengan naiknya jumlah yang diproduksi, biaya perunit juga akan mengalami penurunan.
Restrukturisasi merupakan perubahan dari proses produksi sebagai salah satu usaha untuk menigkatkan efisiensi. Banyak perusahaan juga biasanya menggunakan rekayasa ulang ialah perencanaan ulang struktur organisasi dan operasi sebuah perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pink Strawberry